JustPaste
JustPaste
Keuangan 25 Februari 2026 1 menit baca 2.905 views Regi Pratama

Dana Darurat: Berapa yang Harus Anda Sisihkan dan Di Mana Menyimpannya?

Sebelum mulai investasi, satu hal yang lebih penting harus disiapkan terlebih dahulu: dana darurat.

Apa itu Dana Darurat?

Dana yang khusus disisihkan untuk pengeluaran tak terduga — sakit, PHK, kerusakan kendaraan — tanpa harus mencairkan investasi jangka panjang.

Berapa Jumlah yang Ideal?

  • Single, tidak punya tanggungan: 3–4x pengeluaran bulanan

  • Menikah, belum punya anak: 6x pengeluaran bulanan

  • Berkeluarga dengan anak: 9–12x pengeluaran bulanan

  • Pengusaha/freelancer: 12x pengeluaran bulanan (pendapatan tidak tetap)

Di Mana Menyimpan Dana Darurat?

Dana darurat harus:

  • Mudah dicairkan (likuid)

  • Tidak berisiko turun nilai

  • Bukan untuk keuntungan besar

Pilihan terbaik:

  1. Tabungan bank — Paling mudah diakses

  2. Deposito tenor pendek (1–3 bulan) — Bunga sedikit lebih tinggi

  3. Reksa dana pasar uang — Return lebih baik, bisa dicairkan T+1

Cara Membangun Dana Darurat dari Nol

  1. Target dahulu 1 bulan pengeluaran

  2. Sisihkan 20–30% pendapatan tiap bulan

  3. Naikkan target bertahap

  4. Jangan sentuh kecuali benar-benar darurat

Bagikan artikel ini: